Setiawan, Deni and Simatupang, Ronald (2010) Pengembangan Model Simulasi Integrasi Biaya dan Jadwal Proyek Konstuksi di Bawah Ketidakpastian. Jurnal Teknik Sipil, 6 (2). pp. 165-192. ISSN 2549-7219
Pengembangan Model Simulasi Integrasi Biaya dan Jadwal Proyek Konstuksi di Bawah Ketidakpastian.pdf - Published Version
Download (260kB) | Preview
Abstract
royek konstruksi memiliki tingkat risiko dan ketidakpastian yang lebih tinggi dibanding dengan industri manufaktur. Para pelaku proyek konstruksi harus mampu menilai setiap perubahan cuaca, material, politik, kemampuan tenaga kerja dan lain sebagainya sebagai faktor-faktor yang diperhitungkan sebagai risiko dan ketidakpastian dalam pengambilan keputusan. Mengkuantifikasi dan meminimalisasi risiko yang disebabkan oleh penundaan dalam industri konstruksi adalah sebuah tantangan untuk dikembangkan. Dampak kehilangan float aktivitas non kritis adalah salah satu penundaan yang sulit untuk dinilai baik pada durasi proyek maupun biaya proyek. Ini adalah fakta di mana pendekatan secara deterministik tidak dapat menghitung dampak penundaan aktivitas non kritis. Menurut CPM, menunda aktivitas non kritis selama tidak melampaui total float-nya maka tidak berpengaruh terhadap durasi total proyek. Sedangkan Ahuja et al (1994) memberikan contoh yang menarik bahwa keterlambatan aktivitas non-kritis pun mengakibatkan kontraktor mengalami kerugian finansial. Secara keseluruhan, mengidentifikasi waktu secara akurat dan prospektif dalam industri konstruksi sulit dilakukan, bahkan menghitung besarnya risiko pada tingkat aktivitas pun sulit dilakukan. Tesis ini mendiskusikan pemodelan integrasi risiko biaya dan skedul proyek konstruksi secara simulatif, dampak penundaan atau konsumsi float aktivitas non-kritis terhadap biaya dan durasi total proyek, walaupun penundaan tersebut tidak melebihi waktu ambang yang dimiliki serta risiko keterlambatan proyek konstruksi bila risiko ekskalasi biaya dibatasi dan sebaliknya, risiko kenaikan biaya proyek konstruksi bila risiko keterlambatan proyek dibatasi. Multiple Simulation Analysis Technique (MSAT) (Isidore dan Back 2002) digunakan pada tesis ini untuk men-generate biaya proyek yang realible dan durasi pada nilai yang berbeda dari nilai kehilangan float (waktu ambang) pada aktivitas dengan teknik Monte Carlo Simulation (MCS) yang diimplementasikan pada @Risk digunakan untuk men- generate durasi dan biaya. Hasil pemodelan mengimplikasikan bahwa menunda aktivitas non kritis berpengaruh terhadap durasi total proyek dan juga akan mengakibatkan meningkatnya biaya total keseluruhan proyek.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | MSAT,Penundaan, Simulasi Monte Carlo |
| Subjects: | H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD61 Risk Management |
| Depositing User: | Martha Yovina |
| Date Deposited: | 14 Sep 2026 08:11 |
| Last Modified: | 14 Sep 2026 08:11 |
| URI: | https://repo.maranatha.edu/id/eprint/524 |
