Risiko Jatuh pada Lansia Meningkat dengan Bertambahnya Usia dan Tidak Dipengaruhi Jenis Kelamin

Susilo, Wilson and Limyati, Yenni and Gunawan, Decky (2017) Risiko Jatuh pada Lansia Meningkat dengan Bertambahnya Usia dan Tidak Dipengaruhi Jenis Kelamin. Journal of Medicine and Health, 1 (6). pp. 568-574. ISSN 2442-5257

[thumbnail of Risiko Jatuh pada Lansia Meningkat dengan Bertambahnya Usia dan Tidak Dipengaruhi Jenis Kelamin.pdf]
Preview
Text
Risiko Jatuh pada Lansia Meningkat dengan Bertambahnya Usia dan Tidak Dipengaruhi Jenis Kelamin.pdf - Published Version

Download (340kB) | Preview

Abstract

Lanjut usia (lansia) adalah kelompok penduduk yang berusia 60 tahun ke atas.Menurut penelitian di Amerika Serikat sepertiga lansia pernah mengalami jatuh dan seperempatpuluhnya perlu mendapatkan penanganan di rumah sakit. Jatuh bisa menyebabkan cedera fisik dan psikologis. Cedera fisik dapat berupa fraktur, hematoma, memar, dan dislokasi dan cedera psikologi berupa rasa tidak percaya pada diri sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh usia dan jenis kelaminterhadap risiko jatuh pada lansia. Penelitian ini menggunakan metodesurvei analitik dengan rancangan penelitian cross sectional, melibatkan 23 subjek lansia dari Panti Jompo Tulus Kasih yang memenuhi kriteria inklusi.Risiko jatuh diperiksa dengan Timed Up and Go Test.Data yang diperoleh dianalisis dengan uji chi-squaredengan α = 0,05. Dari penelitian ini didapatkan usia mempengaruhi risiko jatuh (p=0.019),namun jenis kelamin tidak(p=0.265). Dapat disimpulkan bahwa risiko jatuh meningkat seiring dengan bertambahnya usia dan tidak dipengaruhi oleh jenis kelamin.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: jenis kelamin, risiko jatuh, timed up and go test, usia
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RC Internal medicine
Depositing User: Martha Yovina
Date Deposited: 02 Sep 2026 08:15
Last Modified: 02 Sep 2026 08:15
URI: https://repo.maranatha.edu/id/eprint/410

Actions (login required)

View Item
View Item