Pewarnaan Dan Pemberian Motif Alami Kain Celup Ikat Itajime Shibori Dengan Ekstrak Indigofera Dan Tunjung

Putri, Aulia Wara Arimbi and Angelica, Janessa and Kartawidjaja, Kirana (2021) Pewarnaan Dan Pemberian Motif Alami Kain Celup Ikat Itajime Shibori Dengan Ekstrak Indigofera Dan Tunjung. Gorga : Jurnal Seni Rupa, 10 (2). pp. 541-548. ISSN 2580-2380

[thumbnail of Pewarnaan Dan Pemberian Motif Alami Kain Celup Ikat Itajime Shibori Dengan Ekstrak Indigofera Dan Tunjung.pdf]
Preview
Text
Pewarnaan Dan Pemberian Motif Alami Kain Celup Ikat Itajime Shibori Dengan Ekstrak Indigofera Dan Tunjung.pdf - Published Version

Download (464kB) | Preview

Abstract

Produk desain khususnya produk fesyen yang ramah lingkungan semakin marak diusung oleh desainer, seniman dan pengerajin dalam rancangannya karena pengaruh tren global dan juga peminat akan produk sustainable design yang sudah semakin tinggi. Kain celup ikat itajime shibori merupakan salah satu teknik penahan bentuk (shape-resist technique) dalam olah reka tekstil yang biasanya mempergunakan pewana alami dalam pengaplikasiannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses dan menganalisis hasil eksperimen pewarnaan dan pemberian motif alami dari perpaduan ekstrak indigofera dengan larutan tunjung terhadap kain katun sutera dengan teknik celup ikat itajime shibori. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah eksperimen terhadap perlakuan yang berbeda untuk mengetahui pengaruh yang ditimbulkan dari efek pencelupan larutan tunjung dan ekstrak indigofera yang diamati sebagai proses pembuatan ragam hias kain celup ikat dengan teknik itajime shibori untuk mendapatkan unsur perubahan warna dan pembentukan motif sebagai komponen data penelitian yang diamati menggunakan pengamatan visual dari hasil perendaman kain dalam larutan tunjung semalaman dengan durasi pencelupan pada ekstrak indigofera selama 15 menit dalam 3 tahapan celup setiap 5 menit yang setelahnya dilakukan perlakuan celup secara bergantian antara larutan tunjung dan ekstrak indigofera selama 1 tahapan celup yaitu (1) indigo-tunjung, (2) tunjung-indigo, (3) tunjung-indigo-tunjung, (4) tunjung-indigo-indigo, (5) tunjung-indigo-tunjung-indigo, (6) tunjung-indigo-indigo-tunjung dan (7) tunjung-indigo-tunjung-indigo-tunjung yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh perbedaan warna dalam tahapan celup larutan tunjung dan ekstrak indigofera mulai dari warna kain berwarna putih gading hingga cokelat muda dan warna motif biru tua menjadi hijau kecoklatan terhadap kain katun sutera pada proses pencelupan yang paling banyak dan diakhiri dengan larutan tunjung.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: berkelanjutan, indigofera, itajime, shibori, tunjung.
Subjects: T Technology > TT Handicrafts Arts and crafts
Depositing User: Benyamin Hasiholan
Date Deposited: 06 Aug 2026 09:22
Last Modified: 06 Aug 2026 09:22
URI: https://repo.maranatha.edu/id/eprint/217

Actions (login required)

View Item
View Item